|

Konsultasi Pengelolaan dan Analisis Data Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat


Pusat Data dan Teknologi Informasi (PUSDATIN) kembali menyelenggarakan kegiatan Konsultasi Pengelolaan dan Analisis Data Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diselenggarakan selama 4 (empat) hari dari tanggal 14 Maret 2017 sampai 17 Maret 2017 di Mataram. Kegiatan Konsultasi ini diadakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan sumber daya manusia dalam hal pengelolaan dan analisa data di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, khususnya di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Hal ini akan dapat mendukung Data Warehouse dan Sistem Informasi Geografis Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (SIGI-PUPR) yang saat ini sedang dikembangkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi.

Kegiatan Konsultasi yang diikuti oleh 34 orang peserta, dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Integrasi Data dan Layanan Teknologi Informasi, Ibu Dwi Budi Utami M.Si. Dalam paparannya Ibu Dwi menyampaikan konsultasi dimaksudkan untuk memberikan bimbingan secara teknis pengelolaan dan analisis data bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk kepentingan perencanaan teknis dan diseminasi informasi. Selain itu konsultasi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemanfaatan hasil analisis data untuk perencanaan program kegiatan, tersedianya data infrastruktur bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang lebih mutakhir dengan informasi terkini dari berbagai daerah serta transfer teknologi informasi dengan pemilik data di daerah. Peserta pun diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang pengelolaan dan pemanfaatan data, serta dapat mengaplikasikan ke dalam bisnis proses unit kerja masing-masing. Dari Kegiatan ini pun diharapkan dapat sebagai wujud operasionalisasi Jaring Informasi Geospasial Nasional (JIGN), di mana Data Geospasial dan Informasi Geospasial standar yang terdistribusi di setiap Kementerian/Lembaga, secara bersamaan ditampilkan dalam sebuah aplikasi berbasis web.

Konsultasi ini menghadirkan beberapa narasumber di antaranya Kepala Sub Bidang Integrasi dan Standarisasi Data, Andri Septian, ST, yang menyampaikan mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di mana TIK mempunyai peran yang kuat dan unit kerja yang menangani TIK adalah Pusdatin. Dalam hal ini, perencanaan TIK diharapkan dapat dilakukan melalui dokumen Cetak Biru TIK Kementerian PUPR yang memuat pengembangan TIK yang di dalamnya termasuk pengembangan infrastuktur TIK, aplikasi, dan tata kelola TIK (kebijakan, pengembangan SDM TIK). Adapun Cetak Biru TIK ini memiliki masa berlaku mulai 2016-2019 dengan evaluasi setiap tahunnya. Program pengembangan SDM TIK saat ini telah dibentuk Badan Pengembangan SDM yang memiliki Pusdiklat Manajemen dan Jabatan Fungsional salah satunya membina Jabatan Fungsional Pranata Komputer. Pusdatin sebagai Pembina jabatan fungsional pranata komputer secara rutin melakukan penyampaian informasi seputar jabatan fungsional 2 kali setiap tahunnya.

Narasumber selanjutnya dihadiri oleh Dewi Indriyati, ST, M.T.I, yang memberikan materi berupa Pengelolaan Data Bidang Sumber Daya Air untuk Pelaporan. Dalam paparannya Dewi mengenalkan piranti lunak business intelligence untuk visualisasi data yang bersifat interaktif. Business intelligence merupakan sekumpulan teknik dan alat untuk mentransformasi dari data mentah menjadi informasi yang berguna dan bermakna untuk tujuan analisis bisnis. Teknologi business intelligence dapat menangani data yang tak terstruktur dalam jumlah yang sangat besar untuk membantu mengidentifikasi dan mengembangkan data. Keuntungan menggunakan teknologi ini antara lain mendukung proses pengambilan keputusan baik bersifat individual maupun terdistribusi, penggunaannya cukup mudah. Teknologi ini pun mampu menampilkan visualisasi dan analisis data. Selain itu visualisasinya mudah dipahami. Selanjutnya untuk materi pengelolaan spasial yang disampaikan oleh Sekartaji R. Dalam pembelajarannya kali ini membahas bagaimana peserta dapat menampilkan data dalam bentuk tabular dan membangunnya dalam bentuk spasial agar data tersebut lebih menarik untuk ditampilkan. Dalam penggunaan sistem informasi geografis perlu pemahaman tentang fitur data spasial yang dikelola sehingga hasil pengolahan dan analisis data dapat memberikan manfaat sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Kegiatan selanjutnya dipandu oleh Andiri Rahardian, S.Si, MT, yaitu analisis geospasial genangan di dataran banjir sungai yang menggunakan studi kasus area Mataram. Analisis geospasial merupakan suatu metode untuk membantu memudahkan dalam penelitian. Salah satu metodenya adalah bagaimana analisis geospasial tersebut dapat membantu memetakan genangan di dataran banjir sungai menjadi sebuah model. Dari pemodelan inilah yang diharapkan dapat mengetahui potensi bencana banjir di suatu area, sehingga para peserta dapat mengimplementasikannya secara nyata, baik untuk dipergunakan untuk pekerjaan sehari-hari maupun untuk perencanaan pembangunan. Sesi akhir dari kegiatan konsultasi disampaikan oleh Adi Surya S.Kom dengan materi Pengenalan aplikasi Portal yaitu menampilkan data spasial tersebut ke dalam Portal geospasial Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Aplikasi ini membuat pengguna di Kementerian PUPR dapat berbagi pakai data dan informasi spasial infrastruktur PUPR, membuat aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk digunakan di unit Kerja masing-masing dan juga memanfaatkan fasilitas data spasial yang tidak hanya berasal dari Kementerian PUPR saja melainkan dengan instansi lain yang tergabung di dalam INA-SDI (Jaring Geospasial Indonesia). Semua fasilitas ini dapat diakses melalui website dan pengguna juga dapat melakukan penyesuaian sesuai dengan keinginannya. Kegiatan konsultasi ini ditutup oleh Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Bapak Ir. Kemas Nur Asikin, MT. Beliau menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini agar dapat mendukung tugas dan fungsi dari Pusdatin sebagai pelaksana pembinaan, pengembangan, pengelolaan, penyediaan data dan teknologi informasi, serta penyelenggaraan sistem informasi untuk mendukung manajemen Kementerian. Kegiatan ini dilanjutkan di Balikpapan untuk Satuan Kerja Penyediaan Perumahan, dan di Palembang untuk Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan.(/SkR)