Slide 1

Berita Sekretariat Jenderal > Sosialisasi Bank Sampah E-Sabutta "Manfaat Bank Sampah Secara Ekonomi, Sosial dan Lingkungan"


Selasa, 12 Juli 2022, Dilihat 106 kali

PT. Enviro Total Solusi bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengadakan acara Sosialisasi Bank Sampah e-Sabutta yang diadakan di gedung Pendopo Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR, Jakarta Selatan. Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Bapak Muhammad Zainal Fatah, Kepala Biro Umum, Bapak Agus Sutamin, dan pihak-pihak Kementerian PUPR terkait. Acara ini juga dihadiri oleh Ibu Lina Tri Mugi Astuti dan Bapak Hendra Triana selaku pimpinan PT. Enviro Total Solusi, serta Bapak Iwan Budisusanto selaku Manajer Proyek TPST Kementerian PUPR. Ada 75 orang peserta yang hadir di ruangan Pendopo dan sebagian besar merupakan para karyawan di Kementerian PUPR. Ada juga yang hadir melalui daring sebanyak 65 orang. Acara ini diselenggarakan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Sosialisasi Bank Sampah ini merupakan salah satu bagian dari Program Pengelolaan Sampah Kantor Pusat Kementerian PUPR yang dilaksanakan oleh PT. Enviro Total Solusi selaku mitra Kementerian PUPR. Program ini telah berjalan sejak Februari 2022. Acara sosialisasi ini dilsi dengan pemaparan materi mengenai pentingnya pemilahan sampah di tingkat sumber khususnya di perkantoran dan penjelasan aplikasi bank sampah e-Sabutta. Selanjutnya diikuti dengan demo penggunaan aplikasi eSabutta oleh salah seorang peserta sosialisasi yang merupakan nasabah bank sampah e-Sabutta.

Bapak Muhammad Zainal Fatah selaku Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR dalam sambutannya menyatakan, “Apabila kita tidak memperlakukan sampah dengan baik, seperti membuang sampah di tempat yang tidak seharusnya, maka secara tidak langsung kita berbuat dzalim kepada orang lain. Oleh karena itu, perlu ada upaya pengelolaan dengan menerapkan mindset baru dan memanfaatkan teknologi. Hal ini diperkuat dengan pernyataan bahwa banyaknya masalah lingkungan seperti kekurangan sumber daya disebabkan oleh pengelolaan sampah yang kurang baik. Harapannya adalah Kementerian PUPR ini dapat berperan serta menjadi garda terdepan dalam melaksanakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Seperti kita ketahui bersama, bahwa program pengelolaan sampah di Kantor Pusat Kementerian PUPR ini adalah untuk memenuhi tingkat kebersihan yang layak dari segi mutu, biaya, dan kriteria administasi bagi bangunan gedung negara. Adanya aktivitas di lingkungan perkantoran akan berdampak pada meningkatnya timbulan sampah, seperti penggunaan kertas, kardus, tinta printer, konsumsi pegawai, serta keperluan lainnya. Oleh karena itu perlu adanya pengelolaan sampah yang tepat guna, efektif dan ramah lingkungan untuk mengurangi dampak pencemaran secara regional maupun nasional. Konsep pengelolaan yang digunakan adalah Zero Waste to Landfill, yaitu konsep merancang dan mengelola produk dan proses secara sistematis untuk mengurangi, bahkan menghilangkan tahapan pembuangan ke tanah, air, atau udara atas produk yang mengancam kesehatan manusia dan lingkungan secara keseluruhan. (*)