PNS Indisipliner? Berikut Tiga Jenis Hukuman Disiplinnya

2 years ago

PNS Indisipliner? Berikut Tiga Jenis Hukuman Disiplinnya

Jenis Hukuman Disiplin

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib memberikan teladan bagi masyarakat, dengan berperilaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PNS diwajibkan untuk mentaati peraturan sesuai dengan kedudukannya sebagai abdi negara.


Apabila seorang PNS melakukan suatu bentuk pelanggaran (indisipliner), maka PNS tersebut akan diberikan sanksi kepegawaian. Sanksi kepegawaian merupakan sanksi administrasi yang berupa hukuman disiplin diperuntukkan bagi PNS yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan disiplin PNS. Adapun beberapa jenis sanksi bagi PNS, diantaranya sanksi pidana, sanksi perdata, dan sanksi administrasi.


Pemberian hukuman disiplin bagi PNS dilakukan oleh pejabat yang memiliki kewenangan untuk melakukan pembinaan dalam hal administrasi kepegawaian terhadap seorang PNS, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.


Hukuman disiplin bagi PNS dibagi sesuai dengan tingkatan dan jenis pelanggaran yang dilakukan, serta pangkat atau jabatan yang dimiliki. Berikut ulasannya.


1.   Hukuman Disiplin Tingkat Ringan

Hukuman ini dibagi dalam 3 jenis hukuman, yaitu teguran lisan, teguran tertulis, dan pernyataan tidak puas. Adapun pejabat yang berwewenang untuk menjatuhkan hukuman disiplin tingkat ringan sebagai berikut:

a.  Menteri

Bagi PNS yang memangku jabatan struktural Eselon I, fungsional tertentu jenjang utama, fungsional umum golongan ruang IV/D, dan golongan ruang IV/E, serta PNS yang dipekerjakan atau diperbantukan pada negara lain atau badan internasional, atau tugas di luar negeri;

b.  Pejabat Struktural Eselon I dan Pejabat setara

Bagi PNS struktural eselon II, fungsional tertentu jenjang Madya, dan fungsional umum golongan ruang IV/A hingga golongan ruang IV/C di lingkungannya;

c.   Pejabat Struktural Eselon II dan Pejabat setara

Bagi PNS struktural eselon III, fungsional tertentu jenjang muda dan penyelia, dan fungsional umum golongan ruang III/C, serta golongan ruang III/D di lingkungannya;

d.  Pejabat struktural eselon III dan pejabat yang setara

Bagi PNS struktural eselon IV, fungsional tertentu jenjang pertama dan pelaksana lanjutan, dan fungsional umum golongan ruang II/C sampai golongan ruang III/B di lingkungannya;

e.  Pejabat struktural eselon IV dan pejabat yang setara

Bagi PNS fungsional tertentu jenjang pelaksana dan pelaksana pemula, dan fungsional umum golongan ruang II/A, serta golongan ruang II/B di lingkungannya.

 

2.   Hukuman Disiplin Tingkat Sedang

Hukuman disiplin sedang dibagi dalam 3 jenis, yaitu penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun, dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun.


Khusus bagi sanksi disiplin berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun, kewenangan pemberian sanksi hanya diberikan oleh Menteri sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian tertinggi dalam suatui lembaga.


Sedangkan untuk dua jenis hukuman disiplin tingkat sedang lainnya, diberikan oleh bebrapa pejabat yang berwewenang menjatuhkan hukuman. Diantaranya sebagai berikut:

a.  Menteri

Untuk PNS yang memangku jabatan struktural Eselon I, fungsional tertentu jenjang utama, ungsional umum golongan ruang IV/D dan golongan ruang IV/E, struktural eselon II dan fungsional tertentu jenjang madya dan penyelia, fungsional umum golongan ruang IV/A sampai golongan ruang IV/C, PNS yang dipekerjakan atau diperbantukan pada negara lain atau badan internasional, atau tugas di luar negeri;

b.  Pejabat Struktural Eselon I dan Pejabat setara

Untuk PNS struktural eselon III, fungsional tertentu jenjang muda dan penyelia, serta fungsional umum golongan ruang III/B sampai dengan III/D di lingkungannya;

c.   Pejabat Struktural Eselon II dan Pejabat setara

Untuk PNS struktural eselon IV, fungsional tertentu jenjang pertama dan pelaksana lanjutan, dan fungsional umum golongan ruang II/C sampai dengan golongan ruang III/B di lingkungannya;

d.  Pejabat struktural eselon III dan pejabat yang setara

Untuk PNS struktural eselon V, fungsional tertentu jenjang pelaksana dan pelaksana pemula, dan fungsional umum golongan ruang II/A, serta golongan ruang II/B di lingkungannya;

e.  Pejabat struktural eselon IV dan pejabat yang setara

Untuk PNS fungsional umum golongan ruang I/A sampai dengan golongan ruang I/D.


3.   Hukuman Disiplin Tingkat Berat

Hukuman disiplin berat dibagi dalam 5 jenis hukuman disiplin terdiri dari penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.


Untuk pemberian sanksi disiplin berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun, wewenang penjatuhan hukuman disiplin berada pada Menteri. Sedangkan untuk jenis sanksi lainnya, pejabat yang berwenang menjatuhkan hukum bagi PNS ialah yang menduduki jabatan struktural eselon I, yaitu Presiden. Sementara, untuk seluruh PNS lainnya kewenangannya berada pada Menteri.


Apabila dalam pelaksanaannya tidak terdapat pejabat yang berwenang menghukum, maka kewenangan menjatuhkan hukuman disiplin menjadi kewenangan pejabat yang lebih tinggi. (Ichsan)