Slide 1

Berita Pusdatin > Assessment Potensi Talents mapping bagi Insan Pegawai PUSDATIN


Senin, 24 September 2018, Dilihat 81 kali

Dewasa ini sudah banyak berkembang pelatihan-pelatihan motivasi bagi pegawai. Ada yang menjadikan faktor semangat, kerja keras, daya juang, pantang menyerah, menjadi fokus pelatihannya disertai mempelajari cara-cara orang yang sukses dalam hidupnya (Achievement Motivation). Ada pula yang memotivasi diri dengan pendekatan mental, moral, akhlak, dan karakter yang disebut dengan Spiritual Motivation.

Salah satu cara menemukan potensi bakat dan kekuatan Anda adalah dengan talents mapping. Dengan talents mapping orang tak lagi fokus dengan kelemahannya dan cara mengatasinya, melainkan lebih melihat kepada kekuatan di dalam diri masing-masing. Talents mapping digunakan untuk mengidentifikasi potensi kekuatan individu dengan didasari pada penemuan bakat. Penggabungannya dengan keterampilan dan pengetahuan banyak dibutuhkan dalam dunia kerja dan dapat mengidentifikasi dari mana dan bagaimana profil bakat yang dibutuhkan. Program talents mapping mencakup pengukuran dan pernyataan kekuatan diri (Personal Strengths Statement).

Strengths Approach diyakini akan meningkatkan produktivitas seseorang serta menambah suasana positif dari kelompok. Karena menghargai dan memanfaatkan kekuatan seseorang dan membuat yang bersangkutan memiliki citra diri lebih baik, sehingga tentu mendorongnya untuk bekerja pada kapasitas maksimum. Dan dalam suatu kelompok, pendekatan seperti ini akan menciptakan komunikasi yang lebih baik, sinergi maksimum, suasana lebih positif dan tentu saja hasil yang maksimal.

Strength-based Motivation adalah metode pelatihan lain yang ditujukan untuk meningkatkan motivasi diri agar dapat meningkatkan manfaat diri dan produktivitas bagi dirinya maupun organisasi/perusahaan tempatnya bekerja. Dalam pelatihan Strength-based Motivation, peserta akan diperkenalkan tentang potensi bakat dan kekuatan diri melalui Talents mapping. Dengan bekal informasi ini setiap orang dapat mengetahui bagaimana ia dapat memotivasi dirinya sendiri (self-motivation) ketika melakukan sesuatu, dan bagi atasannya bermanfaat untuk lebih mengenali bawahannya, cara memotivasi bawahannya, memberikan perlakuan terbaik bagi perkembangan bawahannya, dan tentunya pembinaan yang terbaik sesuai dengan potensi bakat dan kekuatan.

 Paradigme Nature meyakini bahwa bakat terbentuk sejak 60 hari sebelum manusia dilahirkan sampai dengan 16 tahun, dan sulit untuk berubah. Diketahui bahwa setiap manusia dipastikan memiliki bakat atau karakter yang berbeda-beda. Oleh karena itu, daripada membuang-buang waktu dengan memberikan pelatihan yang ditujukan untuk memperbaiki kelemahan, akan lebih baik bila kita berfokus pada pengembangan kekuatan untuk mendapatkan hasil terbaik dan mensiasati kelemahan yang ada.

Hasil dari Talents mapping digambarkan dalam sebuah peta bakat, di mana setiap individu memiliki 34 tema bakat. Perbedaan satu individu dengan individu lainnya adalah urut-urutan tema bakatnya. Urutan tema bakat ini merupakan panduan awal dari usaha menemukan diri anda. Yang perlu diperhatikan adalah 7 (tujuh) bakat pertama atau bakat dominan karena inilah yang merupakan potensi kekuatan anda. Bakat-bakat yang menempati urutan terbawah (tujuh atau sepuluh bakat terakhir) merupakan potensi kelemahan atau keterbatasan. Ketiga puluh empat bakat dipetakan kedalam 4 (empat) buah kelompok bakat, yakni STRIVING, THINKING, INFLUENCING, dan RELATING.

Foto 2.  Potret Diri Potensi dan Bakat (online assessment).

Di era Reformasi Birokrasi yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip akuntabilitas, dibutuhkan suatu sistem pengukuran kompetensi yang cukup objektif sehingga bisa diterima oleh organisasi, pimpinan organisasi maupun sumber daya manusianya. Untuk itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, khususnya PUSDATIN, memandang perlu melakukan penilaian potensi dan kompetensi bagi seluruh pegawai PUSDATIN dengan cara Assessment Talents Mapping yang digelar pada tanggal 3-4 September 2018.

 Kegiatan ini bertujuan : a. Mengidentifikasi gambaran umum potensi dan peta bakat yang menggambarkan profil seluruh insan pegawai PUSDATIN sebagai masukan bagi pimpinan dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki dan peningkatan kinerja serta kepuasan kerja, selain itu peserta akan mendapatkan umpan balik atas hasil assessment potensi agar dapat mengoptimalkan kekuatan yang dimilikinya dan meningkatkan potensi diri, kepuasan kerja, dan kontribusi pada unit kerja. b. Dengan dilakukannya assessment Talents mapping ini diharapkan dapat memotivasi pegawai PUSDATIN dalam mengembangkan kekuatannya, Snapshot kelompok atau organisasi, meningkatkan kerjasama kelompok, Profil pegawai dan pemetaan potensi pegawai atau TALENTS POOL, seleksi, mutasi atau positioning pegawai yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik jabatan, pemberdayaan pegawai yang akan memasuki usia pensiun, serta menjadi bahan utama untuk Performance Management System.