Slide 1

Berita Pusdatin > Kegiatan Konsultasi Meningkatkan Keamanan Informasi Melalui Hardening Server di Kementerian PUPR


Rabu, 24 Oktober 2018, Dilihat 360 kali

Foto Kegiatan Konsultasi Meningkatkan Keamanan Informasi Melalui Hardening Server di Kementerian PUPR

Pusat Data dan Teknologi Informasi (PUSDATIN) menyelenggarakan kegiatan Konsultasi Pengelolaan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi dengan materi Meningkatkan Keamanan Informasi Melalui Hardening Server di Kementerian PUPR yang diselenggarakan selama 4 (empat) hari, tanggal 8 Oktober 2018 sampai dengan 11 Oktober 2018 di Allium Batam Hotel, Kepulauan Riau. Kegiatan konsultasi ini diadakan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan mengambil tema peningkatan keamanan informasi.

Kegiatan konsultasi ini diawali dengan laporan oleh Ketua Panitia Bapak Nurhalim. Kegiatan konsultasi ini diikuti oleh 36 orang peserta, yang berasal dari Biro Informasi dan Perencanaan Anggaran dan Kerjasama Luar Negeri, Biro Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana, Biro Keuangan, Biro Hukum, Biro Komunikasi Publik, Pusat Data dan Teknologi Informasi, Balai Produksi Audio Visual,

Sekretariat Inspektorat Jenderal, Direktorat Pengembangan Jaringan Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai IV, Batam, Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan,  Direktorat Jembatan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Palembang, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Jakarta, Balai Besar Pelaksanaan Jalan VIII Surabaya, Direktorat Keterpaduan Infrastruktur Permukiman, Direktorat Perencanaan Penyediaan Perumahan, Sekretariat Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan, Sekretariat Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebijakan dan Penerapan Teknologi, Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air, Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pusat Penilaian Kompetensi dan Pemantauan Kinerja, Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan, Badan Pengatur Jalan Tol,.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Sistem Informasi. Dalam paparannya, Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Sistem Informasi menyampaikan bahwa konsultasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pegawai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, khususnya di unit organisasi dan unit kerja yang ada di daerah, agar dapat menjaga keamanan informasi di unit kerjanya masing-masing. Dalam paparannya, Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Sistem Informasi juga menyampaikan kinerja dari Sub Bidang Sistem Infrastruktur dan Teknologi Informasi, informasi kapasitas Bandwidth, Data Center Kementerian PUPR, dan Pendukung Infrastruktur Jaringan Komunikasi Kementerian PUPR. Selain itu disampaikan pula Kinerja dari Sub Bidang Sistem Informasi, kinerja Sub Bidang Penyelenggaraan Portal Web dan Perkembangan Portal Intranet Kementerian PUPR.

Acara dilanjutkan dengan paparan dan diskusi oleh Kepala Subbidang Sistem Infrastruktur Teknologi Informasi tentang Integrasi E-mail PUPR dan e-HRM yang sedang dilaksanakan dalam rangka mendukung proyek perubahan yang sedang dikerjakan. Dalam paparan ini, Kepala Subbidang Sistem Infrastruktur Teknologi Informasi menjelaskan permasalahan dalam pengajuan pembuatan e-mail yang terjadi di Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat antara lain autentifikasi data pegawai pada saat mengajukan e-mail yang belum secara otomatis terdata, adanya duplikasi dalam pembuatan e-mail. Kepala Subbidang Sistem Infrastruktur Teknologi Informasi berharap, integrasi data e-mail dengan aplikasi e-HRM milik Biro Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana dapat berjalan dengan baik dan sukses, sehingga pembuatan e-mail dapat dilaksanakan secara otomatis.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Narasumber dengan materi Overview Windows Server 2008  yang membahas tentang kelebihan Windows Server 2008, Active Directory Windows 2008, Server Manager Windows 2008, Mengatur Server Roles, Security Windows Server 2008. Pada materi Overview Cyber Security Awareness, Narasumber menjelaskan tentang Cyber Security Awareness, Serangan Cyber yang terkenal di dunia, Kejahatan berbasis internet, Perbedaan Cyber Crime, Cyber Security And Cyber War, Cyber Security Issue 2018, Trend of Cyber Security Threats, Prevention and Handling Of Threats.  

Keesokan harinya acara mulai memasuki materi selanjutnya yaitu Hardening Windows Server 2008 yang membahas tentang Konfigurasi Kebijakan Keamanan, Nonaktifkan atau Hapus account yang tidak perlu, Uninstall aplikasi atau Roles yang tidak perlu, Konfigurasi Windows 2008 Firewall, Konfigurasi Auditing, Nonaktifkan share yang tidak perlu, Update dan Patch, Antivirus dan Network Access Point (NAP).

Kemudian dilanjutkan dengan materi Hardening Linux Server yang membahas Hardening Guideline seperti : Backup dan Update, Patch, Update & Upgrade, Otentikasi dan Pembatasan Akses, Password Policy, Pembatasan Akses: BIOS dan Bootloader, Pembatasan Akses: Menjadi root via SU, SELinux (Security Enhanced Linux), Remote login with Telnet & SSH, dan Akses Remote, OpenSSH. Materi dilanjutkan dengan Hardening Windows Server 2016 yang membahas tentang fitur Fitur Baru Pada Windows Server 2016, Configure Windows Server 2016 Essential, Windows Server 2016 Essential Dashboard, Configure Network static IP, Configure Security Policy, Configure Firewall, Configure Auditing, dan Log and Monitoring Windows Server 2016.

Berikutnya adalah materi Pemanfaatan IPTV (Internet Protocol TV) di lingkungan Kementerian PUPR. Narasumber menjelaskan bahwa IPTV merupakan solusi layanan pengiriman audio, video dan data melalui IP (Internet Protocol ) yang bersifat tertutup (closed circuit) dan proprietary (kepemilikan khusus) serta memiliki kemampuan mengirimkan kanal-kanal layanan audio video dan data yang bersifat secured (aman), sehingga baik digunakan pada sektor pemerintahan.

Sesi berikutnya merupakan sesi diskusi dan tanya jawab. Pada sesi ini, terlihat antusias peserta yang cukup besar dengan banyaknya pertanyaan dan masukan yang disampaikan. Acara ditutup oleh Kepala Subbidang Sistem Infrastruktur Teknologi Informasi. Pada sesi penutupan, Kepala Subbidang Sistem Infrastruktur Teknologi Informasi menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberi manfaat kepada para peserta dilingkungan kerjanya dan dapat mengembangkan ilmu yang telah diterima pada acara ini. Acara diakhiri dengan pembagian Surat Keterangan kepada seluruh peserta. (Widiastuti. K. Wardhani).